DAHSYATNYA PEMBIASAAN

 

DAHSYATNYA PEMBIASAAN



Seorang teman pernah bercerita, bahwa kepekaan anak terhadap waktu perlu dilatih sejak dalam kandungan. Jika orang tua menginginkan anaknya bisa bangun pagi maka janin harus dibangunkan pada pagi hari dengan cara sang ibu dalam keadaan tidak tidur di waktu tersebut, demikian juga dengan kedisiplinan dalam mengatur waktu sehari-hari. Waktu itu saya langsung bertanya, “Lha bagaimana caranya?” Ternyata teman saya sudah mempraktekkan kebiasaan ini pada waktu kehamilan pertama dan kedua, yaitu dengan melakukan manajeman waktu yang disiplin sejak awal kehamilan.Dan hasilnya nampak setelah bayi lahir, anak-anaknya mudah sekali mengikuti jadwal harian dengan baik.

            Dari cerita tersebut mengingatkan kita tentang pentingnya pembiasaan pada anak. Ala bisa karena biasa. Pembiasaan adalah pola pendekatan pendidikan anak yang sangat efektif untuk membentuk perilaku anak sejak dini. Pendidikan kelompok bermain dan taman kanak-kanak juga menekankan pembiasaan. Anak-anak dikenalkan dengan berbagai perilaku baru di sekolah. Mengenalkan perilaku memang penting, tetapi lebih penting lagi proses selanjutnya yaitu pembiasaan perilaku tersebut, dan hal-hal baru yang dikenalkan oleh sekolah perlu didukung pembiasaan di rumah.

Proses pembiasaan pada intinya adalah pengulangan perilaku, artinya ketika kita mengenalkan suatu perilaku baru pada anak proses penting berikutnya adalah mengkondisikannya untuk mengulang-ulang perilaku tersebut sampai akhirnya menjadi kebiasaan. Pembiasaan dikatakan berhasil ketika perilaku yang diharapkan dilakukan anak secara terus menerus, konsisten disetiap waktu maupun keadaan, bahkan menjadi perilaku yang otomatis berjalan dengan sendirinya.

 Pada awalnya, mungkin perilaku ini dilakukan dengan rencana dan pertimbangan terlebih dahulu, namun jika pembiasaan sudah berhasil akan nampak bahwa anak melakukannya tanpa perencanaan.

Contoh pembiasaan yang dilakukan di TK Islam Hidayatullah untuk mengembangkan akhlakul karimah, yaitu memperkuat kecintaan kepada Allah/ Hablumminallah antara lain :

1.      Senang mengenal dan menyebut nama-nama Allah dengan asmaul Husna

2.      Senang mengucapkan kalimat thoyyibah pada saat yang tepat

3.      Senang dan khusyu’ melakukan ibadah

4.      Senang mengenal dan meniru akhlak nabi dengan bersabar, pemaaf, berani dan ikhlas

Sedangkan untuk mengembangkan kehidupan sosialnya/ Hablumminannas, pembiasaan yang dilakukan antara lain ;

1.      Mengucapkan dan menjawab salam

2.      Tersenyum ketika menyapa teman

3.      Mengucapkan terima kasih bila dibantu dan meminta maaf bila bersalah

4.      Berbicara dengan sopan dan mau mendengarkan bila orang lain berbicara dll

Kita berharap pembiasaan yang dilakukan di sekolah bisa sukses, tentunya dengan dukungan dari semua pihak yaitu lingkungan sekolah dan orang tua dirumah.

 

           

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inspirasi Sukses Milyarder Dr. Eng. Arief Setyawan

PERJUANGAN SIAP DINILAI

LIRIK LAGU MARS HIDAYATULLAH SEMARANG