Inspirasi Sukses Milyarder Dr. Eng. Arief Setyawan

 

Bang Kiming bersama Ibunda dan kakak tercinta (baris depan), delegasi PAUDIH (baris belakang) 

"Muda, berprestasi, sukses" Itulah ungkapan yang tepat untuk menggambarkan sosok Dr. Eng. Arief Setyawan. Usia beliau yang masih sangat muda bisa mencetak prestasi yang patut diacungi jempol. Pria yang memiliki panggilan populer Bang Kiming tersebut telah dicatat namanya di museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai orang termuda di Indonesia yang berhasil meraih gelar doktor di bidang engineering. Tak tanggung-tanggung, gelar doktor dia sandang sebanyak dua kali di salah satu universitas ternama di Jepang. 

Dr. Eng. Arief Setyawan memang sosok pekerja cerdas. Saat masih kuliah S1 di UGM Jogjakarta, muncul di dirinya untuk memiliki sebuah usaha. Bermodalkan keterampilan kuliner yang diperoleh dari sang Ibunda, diluncurkanlah bisnis pisang penyet yang cukup digemari kala itu. Meski sambil menjalankan bisnis, prestasi akademiknya ternyata tetap bagus. Di Usia 19 tahun dia berhasil lulus tercepat di Fakultas Teknik Mesin dengan skor nilai mendekati sempurna. 

Berpikir luas dan memiliki visi menjadi salah satu bagian dari kepribadian Dr. Eng. Arief Setyawan. Setelah lulus kuliah, kesempatan melanjutkan kuliah S2 ke luar negeri tak disia-siakannya. Bisnis pisang penyet yang dijalankan sebelumnya dia tinggalkan untuk mengejar gelar magister di salah satu universitas di Jepang. Bukan tanpa alasan, pendidikan baginya merupakan gerbang untuk melangkah lebih jauh. Hal ini terbukti ketika usianya mencapai 24 tahun sudah berhasil menjadi milyader dengan mendapatkan penghasilan sekitar 1.000.000 dolar pertamanya melalui bisnis general trading di Jepang. 

Dr. Eng. Arief Setyawan memiliki hobi mengendarai motor besar. Kemampuannya dalam melihat peluang membuat pria yang waktu kanak-kanaknya pernah bersekolah di TK Islam Hidayatullah Semarang ini semakin kaya. Ia jadikan  kesenangannya tersebut sebagai ide bisnis. Dia mendirikan usaha supplier spare part motor besar dan mobil melengkapi bisnis sebelumnya. Bisnisnya tidak hanya di Jepang, namun sudah memiliki beberapa cabang di Indonesia. 

Kisah di balik kesuksesannya

Di balik kesuksesan Bang Kiming nama populer Dr. Eng. Arief Setyawan bukanlah tanpa perjuangan. Dukungan keluarga dan kasih sayang yang penuh membuatnya bisa bertumbuh dengan baik. Gaya belajar Bang Kiming bukanlah seperti anak pada umumnya. Pria ber IQ diatas 160 itu pada masa kanaknya merupakan anak yang super aktif. Anak yang tidak bisa mengikuti pelajaran di kelas dengan tenang. Tentu tantangan ini tidak mudah bagi kebanyakan orang tua. 

Hal ini diceritakan langsung oleh Ibunda beliau saat kami berkunjung ke rumah keluarga yang mempercayakan pendidikan putra-putrinya di PAUD Islam Hidayatullah itu Jumat lalu(18/9/21). 

"Saya kalau sekolah ingin cepat lulus". Begitu kurang lebih kata Bang Kiming. 

Tampaknya ungkapan ini bukan isapan jempol belaka. Bang kiming membuktikannya dengan menyelesaikan pendidikan di atas rata-rata. Lulus sekolah dasar Bang Kiming mendaftar di sekolah menengah pertama di Semarang. Dia ikut kelas percepatan angkatan pertama yang baru diselenggarakan kala itu. 

Bang Kiming pun mengikuti tes sebagai prasyarat dan seleksi masuk kelas akselerasi. Alhasil Bang kiming berhasil lolos dan kelas akselerasi ini membuatnya bisa lulus lebih cepat. Alumni PAUD Islam Hidayatullah ini ketika lulus SMP ingin melanjutkan SMA, lalu mendaftar lah di sebuah sekolah negeri. 

"Sudah diterima waktu itu" Begitu kata Ibunda beliau. 

Namun hal ini tidak serta merta membuat Bang Kiming puas. Dia ingin sekolah yang bisa lulus lebih cepat. Ibunda beliau berpikir keras waktu itu, bagaimana bisa agar keinginan anaknya itu bisa terlaksana, sedang di Semarang belum ada kelas akselerasi bagi SMA. 

Mencari informasi kesana-sini dapatlah referensi ke Jogjakarta. Di sana ada sekolah yang menyelenggarakan kelas akselerasi. 

"Jika anak ibu ingin mendaftar sesuai kebijakan pendaftar luar daerah, maka nilainya akan dikurangi". Begitu informasi yang diterima Ibunda beliau. 

Keyakinan yang tinggi akan kemampuan anaknya membuat Ibunda dan keluarga terus mensupport Bang Kiming. 

"Saya yang mendampingi mama untuk melihat apakah Om Naomi ini bisa lolos", " Waktu SMP saya yang melihat pengumumannya, di SMA ini Alhamdulillah juga bisa lolos". Begitu kata Mba Rita kakak Bang Kiming. 

Mba Rita kakak perempuan  satu-satunya Bang Kiming yang juga cerdas merupakan alumni PAUD Islam Hidayatullah. Mba Rita ingin kecerdasan diteruskan ke putrinya (Naomi) dengan mempercayakan pendidikannya di PAUD Islam Hidayatullah. 

Dari kanan (Bang Kiming, Ibunda, Naomi, Mba Rita) 

Pendidikan anak memang menjadi prioritas orang tua Bang Kiming. Demikian halnya termasuk pendidikan agama, agar Bang Kiming bisa mengaji, ibunda mendatangkan guru private untuk mengajari Bang Kiming di rumah. Pentingnya pendidikan bagi orang tua Bang Kiming juga tercermin dengan mau untuk hidup secukupnya. Bagaimana tidak, untuk bisa ikut kelas akselerasi biayanya kala itu bisa 5x lipat.

"Keluarga sampai rela tidak membangun rumah, menunda kesenangan demi pendidikan anak" Kata Bang Kiming. 

"Iya, biarlah tetangga pada beli mobil, membangun rumah, saya biasa-biasa saja". Begitu kurang lebih kata Ibunda. 

Ibunda Bang Kiming memang sosok yang luar biasa. Beliau senantiasa mengarahkan dan membimbing putra-putrinya. Bahkan ketika Bang Kiming masih kanak-kanak rela keluar kerja agar bisa mendampinginya. 

" Dia itu waktu kecil sudah bisa membaca koran, suka ngumpulin gambar motor dan mobil","saya sering ditanyai mengenai gambar-gambarnya". Terang Ibunda Bang Kiming. 

"Kami sering diajak melihat-melihat mobil di showroom, tapi tidak beli". Sambung beliau 

"Iya, saya berani bermimpi waktu kecil, saya memiliki keyakinan bahwa saya pasti punya itu meski belum tahu kapan dapatnya". Timpal Bang Kiming. 

Tampaknya mimpi Bang kiming ini telah terwujud. Kami melihat di sekitar ruangan tempat kami duduk kala itu terparkir 4 motor besar dengan berbagai type. Selain itu terparkir juga beberapa jenis mobil yang jarang berseliweran di jalan kota semarang. 

Pesan motivasi yang didapat dari Bang Kiming

Pendidikan usia dini itu penting. Setiap anak memiliki potensinya sendiri-sendiri. Ketahui potensi anak dari awal. Cari tahu apa minatnya, apa yang diinginkannya, minta dia menggambarkan disebuah kertas. Biarkan anak bermimpi, sesekali ingatkan bagaimana agar mimpinya tersebut nanti bisa terwujud. 

Pahami hukum sebab akibat. Anak tumbuh dengan rasa percaya diri merupakan kunci awal untuk mencapai masa depan cerah. Peran orang tua dalam memahami psikologi anak, perhatian, pemenuhan kasih sayang serta mengarahkan ke dalam hal-hal positif menjadikan anak berani memimpikan masa depan.

Selain itu, agar sukses dalam mengerjakan sesuatu di tengah kesibukkan, sangat penting untuk merencanakan apa yang akan dilakukan. Beri ruang diri untuk istirahat sejenak (memiliki me time) sehingga bisa menghimpun energi dan menyusun kekuatan di hari berikutnya. 

Orang harus berani bermimpi, namun impiannya itu harus jelas. Dia harus tahu sukses itu mau menjadi apa, mau memiliki apa, dan tahu bagaimana cara mendapatkannya. Afirmasi diri bahwa bisa mendapatkan dan melakukannya. Cara lain untuk mewujudkan  impian diantaranya adalah dengan memvisualisasikan impian.




Authore: Humas PAUDIH










Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERJUANGAN SIAP DINILAI

LIRIK LAGU MARS HIDAYATULLAH SEMARANG

PINTARNYA BERLITERASI

MPLS SPESIAL PAUD ISLAM HIDAYATULLAH

HOME VISIT PROGRAM YANG DITUNGGU

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU PAUD ISLAM HIDAYATULLAH TAHUN PELAJARAN 2021/2022

ADA APA KORSATPEN BANYUMANIK & PENGAWAS TK BANYUMANIK KE PAUD ISLAM HIDAYATULLAH?